kronologi pencurian data atm di spbu depan bblki surakarta

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Maksud dan tujuan awal dari artikel ini adalah untuk mencari informasi kode teller atm dengan nomor 0888645 dengan penarikan waktu tanggal 22 Agustus 2019 pukul 14.23.20 WIB, dan nomor teller atm 0888614 dengan penarikan waktu tanggal 22 Agustus 2019 pukul 14.24.03 untuk dipergunakan sebagai laporan kepolisian guna mendapat rekaman cctv dari vendor terkait.

Semoga kejadian ini tidak menimpa kepada kerabat, saudara, keluarga terdekat kita dan menjadi pembelajaran berharga agar tidak terulang kembali.

Terlampir foto dari tempelan stiker nomor HP yang digunakan pelaku dan juga print out dari Bank BRI mengenai waktu dan kode teller dimana pelaku melakukan penarikan.

print out waktu dan tempat kode teller yang dilakukan oleh pelaku
stiker tempelan yang kebetulan telah di foto oleh adik saya


Berikut kronologi:

  • Sekitar jam 14.17, adik saya berniat untuk mengambil uang di ATM yang terletak di pom bensin depan BBLKI Surakarta.
  • Karena atm terganjal dan tidak dapat keluar, adik saya panik dan melihat tempelan stiker "masalah keluhan kartu atm" dengan nomor handphone: 081226915718, selanjutnya adik saya menghubungi nomor tersebut, dalam percakapan karena yang dikira adalah pegawai dari bank BRI maka di infokannya nomor pin dari atm tersebut.
  • Setelah selesai dari atm tersebut dan mengira kalau kartu ATM telah aman, adik saya berangkat ke kediaman saya yang berlokasi tidak begitu jauh dari TKP
  • Sampai di tempat saya, adik saya bercerita mengenai apa yang barusan terjadi. Mendengar hal tersebut saya pun langsung berpikir, wah ini bahaya. Akhirnya saya berupaya untuk mentransferkan dana yang ada di ATM BRI ke nomor rekening saya yang lain. Na'as ternyata isi dana dalam ATM BRI telah raib diambil pelaku ganjalan atm.
  • Secara sigap kami pun ke ATM tersebut untuk sekedar melihat, dan ternyata tempelan stiker dengan nomor handphone 081226915718 sudah dilepas dari mesin ATM tersebut.
  • Selanjutnya saya berusaha ke Bank BRI terdekat untuk melakukan pemblokiran kartu, karena yang saya ingat ada di Pasar Kliwon, akhirnya kami kesana untuk melakukan pemblokiran kartu atm.
  • Setelah dari BRI Pasar Kliwon, kami pun mendapat info tentang pencetakan kartu ATM BRI kami yang ternyata sebenarnya tidak begitu jauh dari lokasi ATM yang raib, yakni di Slamet Riyadi. Kemudian kami ke Kantor Bank BRI Slamet Riyadi untuk meminta CCTV dari ATM BRI yang berada di SPBU depan BBLKI Surakarta.
  • Dikarenakan ternyata ATM yang digunakan pelaku untuk menarik uang adalah ATM link, dan itu merupakan milik vendor yang tidak diketahui siapa pemiliknya, maka CCTV tidak bisa didapat.
  • Alhamdulillah, untuk saat ini cukup aman bagi kami, dikarenakan ATM sudah di blokir dan kami juga sudah membuat surat kehilangan dari kantor polisi untuk syarat pencetakan kartu ATM yang baru.
  • Hanya saja apabila teman-teman mengetahui mengenai kode mesin atm seperti yang telah saya tuliskan diatas, mungkin bisa membantu itu ATM milik siapa, dan siapa tahu bisa membantu untuk mendapatkan rekaman cctv dan membantu kepolisian untuk mengusut tindakan pelaku yang meresahkan warga sekitar Solo dengan modus pengganjalan di mesin ATM.
Sekian, bagi kami dana yang telah diambil oleh pelaku tidak akan kembali kepada kami. Namun dengan adanya perkembangan dari apa yang telah saya upayakan, apabila berhasil mengungkap pelaku dan modusnya, semoga dapat memutus rantai kejahatan yang pelaku lakukan dan tentu saja rekan, tetangga, keluarga, dan saudara kita semoga tidak lagi mendapat musibah serupa. Aamiin.

Demikian, apabila ada kesalahan dalam penulisan / peristilahan mohon maklum.

Salam,

update:
  • mengenai kondisi mesin atm bri di spbu depan bblki surakarta, pada saat pertama saya kesana sebelum memblokir rekening BRI saya, atm tersebut telah bisa digunakan secara normal dan tempelan stiker kontak palsu telah tidak ada. Namun setelah saya dari Bank BRI yang berada di Jalan Slamet Riyadi, dan kembali ke ATM di SPBU depan BBLKI Surakarta, ternyata ATM sudah tidak bisa digunakan kembali, seperti ada yang mengganjal didalamnya. Duh, semoga tidak terjadi korban lagi.

update-2:
  • setelah melihat waktu dimana adik saya memfoto nomor telefon dengan penarikan uang yang dilakukan pelaku, jedanya kurang lebih adalah sekitar 6 menit. Jarak waktu 6 menitan dengan dua kode teller atm yang berbeda, disini saya berasumsi kemungkinan yang jelas ATM yang dilakukan untuk penarikan adalah mesin ATM yang tidak jauh dari lokasi, karena kode teller berbeda mungkin mesin ATM link yang digunakan jaraknya berdekatan.
    Mungkin nanti atau besok coba saya cek untuk ATM yang berada di sebelah mesin ATM BRI di SPBU depan BBLKI Surakarta, dan juga beberapa ATM di dekat tkp

update-3: (23 Agustus 2019)

  • dari beberapa teman, menyarankan untuk mengajukan form complain kepada pihak bank terkait, karena meskipun itu ATM milik vendor tertentu, kejadian tetap saja ada di ATM dengan logo bank tertentu, dan vendor adalah perusahaan yang bekerja sama dengan pihak bank, jadi pihak bank juga harus turut membenahi problem yang terjadi, terutama untuk memutus sindikat tindak kejahatan pengganjalan ATM. 
  • Hal ini didasari karena sore harinya pada saat saya hendak bermaksud melihat kode atm di dekat ATM BRI, ternyata ATM sudah terganjal kembali (terdapat korban baru yang ATM nya terganjal di mesin ATM yang sama dengan apa yang kami alami). Tentu saja hal ini sangat meresahkan, semoga tidak ada korban lagi.
  • Hari ini saya telah ke Bank BRI di Slamet Riyadi untuk melakukan pelaporan guna menindak lanjutin agar tidak terjadi lagi dan lagi, hanya saja untuk penerbitan form diharuskan ke Bank BRI yang berada di Depan Balaikota Solo, hal tersebut dikarenakan ATM yang berada di SPBU depan BBLKI Surakarta masuk dalam zonasi bank BRI yang berada di jalan jenderal sudirman (depan Balaikota Solo).
  • Dari pihak bank BRI Slamet Riyadi telah meneruskan problem ini ke Bank BRI di Jalan Sudirman untuk diteruskan ke Bank BRI Pusat mengenai problem tindak kejahatan yang kebetulan dilakukan pada ATM BRI. Terima Kasih banyak.
Tentu saja ini merugikan nasabah karena sesalah apapun nasabah akibat ketidak tahuan atau keteledorannya, mereka hanyalah korban tindak kejahatan yang disengaja oleh pelaku. Insya Allah besok Senin, 26 Agustus 2019 akan saya upayakan untuk meminta form complain kepada Bank BRI yang ada di jalan sudirman, biar hati lebih tenang dan pesan keresahan ini dapat tersampaikan, syukur pelaku dapat teridentifikasi dan dapat memutus sindikat kejahatan pengganjalan ATM. Karena dari cetak rekening koran yang saya dapat, terlihat dengan jelas mengenai lokasi dan waktu ATM link yang digunakan pelaku untuk penarikan uang, yakni tentu tidak begitu jauh dari TKP dikarenakan hanya selang tidak lebih dari 6 menit setelah adik saya meninggalkan TKP, dan berselang tidak lebih dari 1 menit untuk penarikan kedua di ATM link yang kedua.

Bismillahirrohmanirrohim, Soloku Aman, Soloku Nyaman. Semoga tidak ada korban selanjutnya.

Berlangganan untuk menerima update email gratis:

0 Response to "kronologi pencurian data atm di spbu depan bblki surakarta"

Posting Komentar

Saran ataupun Kritik anda sangatlah berguna untuk perkembangan selanjutnya blog kami. Terima kasih telah berkunjung dan semoga anda suka.