Nasehat tentang Ujian

Alhamdulillahirobbil'alamin, masih diberi kesempatan untuk 2016 yang masih dalam kondisi sehat dan bersemangat.

Kebetulan semalam (Kamis, 7 Januari 2016), seorang teman SMA bersilaturahmi, dan terjadilah percakapan ngalor-ngidul. Disini saya menyadari, baik saya, teman saya atau teman-teman yang lainnya. Tentu tidak luput dengan yang namanya masalah. Baik itu masalah kita sendiri, atau masalah orang lain yang mana kita turut tersangkut meski sebagai penonton dalam permasalahan tersebut.

source-image: http://iqbalparabi.com/wp-content/uploads/Pantun-Nasehat.jpg

Nah, seorang teman tadi memberikan nasehat yang saya rasa perlu saya catat dalam hati sanubari saya. Hehe..

Pada intinya, ujian itu senantiasa ada. Apabila kita sudah selesai dengan ujian pada diri kita sendiri, kita akan diuji dengan orang-orang terdekat kita. Entah keluarga, pasangan, pekerjaan, bahkan saat semua baik-baik saja, boleh jadi diuji lewat tetangga kita, dan lain sebagainya. Kenapa demikian? Mungkin karena untuk yang lingkup kecil-kecil tadi sudah dapat terlewati dengan sangat baik, tentu akan sangat mudah bagi kita untuk melewati cobaan/ujian tersebut, jadi kita diberikan cobaan/ujian yang mungkin dengan skala yang lebih berat untuk menaikkan kualitas/derajat diri kita. .... (mungkin) ....

Hmm, kira-kira begitu. Terima kasih atas nasehatnya teman.

Semoga kita senantiasa ikhlas atas proses yang kita jalani.

Jakarta, 8 Januari 2016
Salam Perjuangan..!!!

Berlangganan untuk menerima update email gratis:

0 Response to "Nasehat tentang Ujian"

Posting Komentar

Saran ataupun Kritik anda sangatlah berguna untuk perkembangan selanjutnya blog kami. Terima kasih telah berkunjung dan semoga anda suka.