Data vs Fakta ?

Memang biasanya sebuah data itu muncul akibat fakta yang terjadi di lapangan. Dalam beberapa kondisi sebuah data belum tentu valid. Mungkin salah dalam penginputan, pengolahan, atau memang sengaja dibuat salah?


Sebuah fakta hendaknya didukung dengan data, sedangkan data disusun berdasarkan fakta.

Boleh saja data berbicara, apabila fakta menunjukkan sebuah data tersebut tidak valid maka biarlah data tersebut kita simpan sebagai data yang salah, perlu diperbarui/diperbaiki.

Data asumsi, dibuat dari asumsi-asumsi dengan menggunakan asumsi pemikiran yang jelas dan bisa dipertanggung jawabkan. Apabila hanya asal, itu namanya fitnah. (eh)

Hidup itu sangatlah dinamis. Sesuatu yang saat ini dipercaya sebagai produk yang terbaik, bukan hal yang mustahil jika suatu saat nanti akan muncul produk-produk yang jauh lebih baik.

Sebuah produk yang baik dibentuk dengan data dan fakta yang baik pula.

Sebenarnya postingan ini dilatar belakangi oleh sebuah diskusi yang menyatakan sebuah fakta di lapangan yang tidak sesuai dengan data yang ada. Hanya saja karena memang data dari lembaga terkait memang tertulis seperti itu, biarlah data tersebut berbicara dahulu. Untuk selanjutnya jika ada data yang lebih valid bisa digunakan sebagai rujukan yang lebih tepat.

Salam perjuangan..!!!

Jakarta, 2 September 2015

Berlangganan untuk menerima update email gratis:

0 Response to "Data vs Fakta ?"

Posting Komentar

Saran ataupun Kritik anda sangatlah berguna untuk perkembangan selanjutnya blog kami. Terima kasih telah berkunjung dan semoga anda suka.