Idealisme ditengah Realisme yang kelam

Sering kita jumpai bahwa kenyataan hidup memang mengisahkan ketidak sesuaian seperti yang seharusnya.

Sesuatu yang seharusnya menjadi sebuah teladan malah memberikan contoh yang tidak baik, seseorang yang seharusnya menjadi ikon sebuah keburukan justru malah memberikan sebuah contoh perilaku yang sangat layak ditiru.
source image: http://www.adwerks.com/blog/wp-content/uploads/2012/02/Idealis-Realism.jpg

Saya masih ingat perkataan guru saya, aja nggumunan aja kagetan, biasa wae.

Perkataan itulah yang membuat saya senantiasa terngiang untuk tidak nggumunan, tidak kagetan, biasa saja. Namanya juga hidup. Sudah barang tentu hal demikian ada.

Biarlah arus itu kuat, keras, tenang dan menghanyutkan. Masalahnya adalah bagaimana caranya kita tetap berada dalam idealisme kita untuk senantiasa belajar menjadi baik. Apapun itu, biarlah di sekitar keruh, kita tetap berusaha jadi baik. Saya rasa ini agak susah, tapi sangat mungkin untuk dilakukan.

Idealisme adalah kekayaan terakhir yang hanya dimiliki oleh seorang pemuda. -Tan Malaka

Saya rasa hidup ini hanyalah sebentar saja. Tetap berjuang kawan..!!

Dalam tulisan yang sederhana dan miskin makna ini, saya rasa dengan memikirkan idealisme vs realisme, kita sudah paham tentang makna dari perbandingan ini.

Meski banyak kita jumpai hal keruh nan kotor (dalam tanda kutip). Tidak perlu ikut-ikutan menjadi keruh.

Negeri ini tidak pernah kekurangan stok orang baik. Dan inilah yang perlu dibenamkan dalam hati dan pikiran kita.

Salam Perjuangan..!!

Berlangganan untuk menerima update email gratis:

0 Response to "Idealisme ditengah Realisme yang kelam"

Posting Komentar

Saran ataupun Kritik anda sangatlah berguna untuk perkembangan selanjutnya blog kami. Terima kasih telah berkunjung dan semoga anda suka.