aku dan AV Linux

Beberapa hari yang lalu seperti bangkit kembali keinginan untuk membuat sebuah mini studio untuk home recording. Hal ini bermula ketika ternyata tetangga saya adalah seorang yang bekerja di audio. Ya kira-kira artis begitulah. Keinginan saya hanya sederhana, bagaimana caranya agar kita bisa merekam sebuah lagu itu dengan hasil yang layak. Apa saja yang diperlukan?

Dari beberapa penjelasan yang diberikan, yang saya ambil kira-kira adalah perlunya sebuah audio converter (ini yang kadang orang salah sebut dengan soundcard), dan tentu saja Mic untuk recording. Kenapa saya ambil kesimpulan 2 (dua) item tersebut dulu? Karena namanya juga usaha, itu saja masih belum bisa membeli hardware tersebut. Hehehe..

Dari situ kepikiran software-software apa saja yang nantinya akan digunakan. Setelah searching dan mendapat. Adakalanya saya mencoba mencari alternatif dari software tersebut. Karena kalau ada yang free dan nantinya bisa menghasilkan produk yang minimal sama, tidak perlu ada pembajakan bukan? Kalau ada uang lebih ya donasi lah, hehehe..

Dari situ saya ingat dulu pernah mendownload sebuah distribusi linux yang memang didalamnya sudah terbundel berbagai macam software untuk produksi audio dan video.

AV Linux - http://distrowatch.com/table.php?distribution=avlinux.
Berikut sedikit keterangan tentang AV Linux.
AV Linux is a versatile, Debian-based distribution featuring a large collection of audio and video production software. Additionally, it also includes a custom kernel with IRQ threading enabled for low-latency audio performance. AV Linux can be run directly from a live DVD or a live USB storage device, though it can also be installed on a hard disk and used as a general-purpose operating system for everyday tasks. 

Dan bahkan yang membuat saya tercengang adalah, distribusi linux ini tergolong sangat stabil ketika digunakan. Wow..


Setidaknya untuk saat ini, AV Linux adalah Operasi Sistem Linux utama yang saya pasang di komputer saya. Untuk di Laptop masih menggunakan Xubuntu. Ya, saya juga suka dengan Xubuntu karena ringan dan stabil.

Satu lagi yang mungkin membuat AV Linux ini sedikit berbeda dengan distro linux yang lain. Yakni adalah ketika kita mengarahkan kursor kita ke sebuah file .mp3, maka otomatis audio dalam file .mp3 tersebut akan terputar. Hehehe..

Semoga ini adalah langkah awal yang bagus bagi saya dalam mempelajari dunia editing audio dan video. Aamiin..

Salam perjuangan..!!!



update:
Setelah beberapa hari menggunakan AV Linux, mulai muncul ketidak stabilan di komputer yang saya gunakan, akhirnya saya putuskan untuk menggantinya dengan Xubuntu 14.04 LTS. Alhamdulillah sejauh ini system berjalan dengan stabil dan bermanfaat. :-)

Berlangganan untuk menerima update email gratis:

0 Response to "aku dan AV Linux"

Posting Komentar

Saran ataupun Kritik anda sangatlah berguna untuk perkembangan selanjutnya blog kami. Terima kasih telah berkunjung dan semoga anda suka.