Rindu tak berjarak

Rindu tak berjarak. Rasanya bisa terlalu dekat bisa pula teramat jauh. Meski secara raga kurang lebih 571 km (Diakumulasikan sesuai jarak antara solo dan jakarta).

Tetap saja Rindu itu tak berjarak, relatif. Soal jiwa, bukan raga.


Rindu itu harus ada. Meski kita telah bersama.

Rindu juga ada. Saat kita tak berjumpa raga.

Kurang lebih 571 km, melewati hari-hari masing-masing mengejar mimpi.

Sebentar, aku juga sedang berusaha. Meski tak begitu jelas arah dan tujuannya.

Aku hanya berusaha. Membangun sesuatu yang bermakna.

Aku tau apa yang aku mau, tapi tak begitu yakin itulah yang memang aku butuhkan. Dimana aku digariskan.

Dan ini adalah proses yang sedang aku jalani.

Teruslah bersemangat, semoga suatu saat kita berproses bersama.

Hidup adalah proses. Maka dari itu, Rindu engkau adalah bagian dari rasaku menuju Cinta.




Berlangganan untuk menerima update email gratis:

0 Response to "Rindu tak berjarak"

Posting Komentar

Saran ataupun Kritik anda sangatlah berguna untuk perkembangan selanjutnya blog kami. Terima kasih telah berkunjung dan semoga anda suka.