99% gagal, 1% dapat ide baru untuk dipelajari kembali dan berlanjut ke jenjang berikutnya

Sebenarnya saya sudah tidak begitu berminat lagi dengan musik terutama band, akan tetapi untuk pengekspresian dalam berkarya seni misalnya membuat lagu. Kadang masih diusahakan meskipun hanya sebatas didengarkan sendiri ataupun didengar oleh memang yang sengaja didedikasikan kepada siapa lagu itu dibuat. hehe.


telah lama waktu berselang, tak banyak yang berubah. Skill saya dalam bermain gitar juga stuck gitu-gitu saja. Ilmu dalam bermusik juga saya kira masih gitu-gitu saja. Hingga akhirnya kemaren (Sabtu, 29 Maret 2014) Saya melihat sebuah film dari thailand (kalau tidak salah) yang berjudul Suck Seed 2010.

Entahlah, sepertinya hasrat untuk lebih memperdalam musik semakin kental. Apalagi ditambah dengan salah satu teman yang men-share hasil karyanya dalam bermain gitar. Wah, tambah semakin meluap-luap.

Hari ini (Ahad, 30 Maret 2014) saya berniat pergi ke pasar baru untuk membeli gitar elektrik dimana sebelumnya saya telah mencari seputar informasi tentang harga gitar elektrik. Saya berikan budget 1,3 juta.

Ketika sampai di TKP, ternyata cukup mengecewakan, harganya terlalu mahal (setidaknya bagi saya). Meskipun pada akhirnya memang ada yang sesuai budget (maaf, menurut saya kayu dan gitarnya kurang bagus). Untuk sementara saya urungkan dulu niat saya untuk membeli gitar elektrik. Sebagai gantinya saya membeli spull gitarnya saja untuk dipasang di gitar akustik saya.


bla..bla..bla..ba..bi..bu... dst..dst..

akhirnya tibalah waktunya untuk pengetesan, dari hasil pengetesan memang kurang memuaskan. Suara yang masuk ke komputer kurang bagus. Akan tetapi saya senang karena software efek gitar yang sebelumnya telah saya download sebelumnya dapat berjalan dengan baik. Dimana saya bisa mengganti efek gitar dari yang akustik, distorsi, dan efek-efek gitar lainnya.



Berikut kekurangan saya dalam mempersiapkan keinginan yang menggebu ini:
  • kurangnya niatan dalam mencari berbagai informasi terkait tentang sesuatu yang ingin dibeli. (hal ini sangat berpengaruh dengan apa yang akan kita dapatkan. Misalnya harga yang kita beli terlalu tinggi, kurangnya referensi tentang barang-barang bagus yang sebenarnya dapat terpenuhi dengan budget yang kita miliki, dst).
  • dari kurangnya dalam memperhitungkan hal-hal yang dibutuhkan, ternyata untuk dapat menggunakan gitar tersebut dibutuhkan jack connector yang nantinya digunakan untuk menyambung kabel dari gitar ke port soundcard komputer. (hal ini membuat saya harus beli di malam harinya).

Meskipun demikian, proses dalam bermain dan belajar tentang gitar elektrik ini memang terhambat dan boleh dibilang gagal karena suara yang ditampilkan sama sekali tidak greget. Akan tetapi setidaknya saya mendapatkan padangan baru tentang bagaimana agar gitar elektrik kita dapat kita mainkan di komputer, tanpa harus membeli efek gitar. Saya kira sangat praktis dan ekonomis.

Bukan hal yang baru sih, tapi ini merupakan sesuatu yang baru bagi saya.

sebuah pengalaman yang menyenangkan.

memang sih, 99% gagal. tetapi 1% saya dapat gambaran tentang sesuatu yang nantinya dapat dijadikan pijakan untuk diusahakan dalam kesempatan selanjutnya.

Berlangganan untuk menerima update email gratis:

0 Response to "99% gagal, 1% dapat ide baru untuk dipelajari kembali dan berlanjut ke jenjang berikutnya"

Posting Komentar

Saran ataupun Kritik anda sangatlah berguna untuk perkembangan selanjutnya blog kami. Terima kasih telah berkunjung dan semoga anda suka.