memulai puasa mengikuti metode hisab ala Muhammadiyah atau metode Rukyatul Hilal ala Pemerintah. Mana yang benar dan mana yang salah?


memulai puasa mengikuti metode hisab ala Muhammadiyah atau metode Rukyatul Hilal ala Pemerintah. Mana yang benar dan mana yang salah?
pertanyaan seperti di atas kadang kita jumpai di kalangan awam. Contoh :
-  lho ko' bisa beda?
-  Mana yang benar? Terus siapa yang salah?

Hmm.. kalau soal mana yang benar dan mana yang salah insya Allah saya yang bukan siapa-siapa ini berani jawab.

Jawabannya ialah : "Keduanya benar. Insya Allah bagi kawan-kawan muslim yang berpuasa dimana memulai harinya mengikuti metode hisab seperti yang biasa dilakukan oleh Muhammadiyah, atau mengikuti metode Rukyatul Hilal sebagaimana yang dilakukan oleh Pemerintah adalah benar. Yang salah adalah mereka yang Muslim, sehat dan memasuki kriteria sebagai orang yang wajib berpuasa (tidak haid, dlsb) dan mereka tidak menjalankan ibadah puasa, hal tersebutlah yang salah." hehehe..

Salam,
Muhammad Edi Sutanto



Berlangganan untuk menerima update email gratis:

0 Response to "memulai puasa mengikuti metode hisab ala Muhammadiyah atau metode Rukyatul Hilal ala Pemerintah. Mana yang benar dan mana yang salah?"

Posting Komentar

Saran ataupun Kritik anda sangatlah berguna untuk perkembangan selanjutnya blog kami. Terima kasih telah berkunjung dan semoga anda suka.